10:13
Siapa yang tak kenal jajanan yang satu ini? yah gorengan selalu dapat menjadi teman disaat santai sambil melakukan aktivitas lain seperti membaca, menonton film sampai kegiatan nongkrong di warung-warung kopi bersama rekan-rekan. Namun tahukah anda bahwa mengkonsumsi cemilan yang satu ini secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan? Jika belum, coba simak dan mulai saat ini hati-hati apabila makan gorengan.
Kadang kita temui gorengan yang dijual di pinggir-pinggir jalan maupun tempat favorit kita memiliki warna yang hitam tak seperti biasanya, bahkan saat dipegangpun teksturnya keras dan saat itu juga kita bergumam " koq gak kayak kemarin-kemarin ya?". Nah itu adalah tanda-tanda bahwa gorengan yang akan anda beli bermasalah.
Bisa jadi gorengan tersebut adalah sisa dari dagangan kemarin yang tidak habis, dan digoreng lagi oleh penjualnya. Dan tidak disitu saja, warna hitam yang kadang kita temui di gorengan tersebut adalah hasil penggorengan dari minyak yang sudah dipakai berulang kali atau kita lebih akrab menyebutnya dengan minyak jelantah. Lanjut permasalahan juga timbul apabila pembungkus dari gorengan tersebut adalah kertas bekas ataupun kantong plastik berwarna yang sudah terbukti tidak aman untuk dijadikan pembungkus makanan.
Berikut adalah potensi bahaya yang ditimbulkan saat kita mengkonsumsi gorengan menurut Kepala BPOM Palembang M Ali Bata Harahap seperti dikutip okezone.com, minggu (21/02)
Bahaya Minyak Jelantah.
Nah, bahaya-bahaya diatas mudah-mudahan dapat menjadikan saya dan pembaca semua lebih berhati-hati apabila mengkonsumsi gorengan, ada baiknya kita memilih kertas pembungkus seperti kertas minyak yang memang dibuat sebagai tempat atau wadah makanan. Atau apabila di tempat favorit kita tidak menyediakan, alangkah baiknya apabila kita membawanya sendiri dari rumah. [agusta27]
Diedit terakhir pada Selasa (23/02) Pkl. 13.52 WIB untuk kalimat "ketas yang sudah tercampur tinta sangat tidak berbahaya bagi tubuh" menjadi "ketas yang sudah tercampur tinta sangat berbahaya bagi tubuh". Terima Kasih untuk Pakde Sulas dan saya mohon maaf atas kesalahan penulisan ini.
Hati-hati Apabila Makan Gorengan.
Kadang kita temui gorengan yang dijual di pinggir-pinggir jalan maupun tempat favorit kita memiliki warna yang hitam tak seperti biasanya, bahkan saat dipegangpun teksturnya keras dan saat itu juga kita bergumam " koq gak kayak kemarin-kemarin ya?". Nah itu adalah tanda-tanda bahwa gorengan yang akan anda beli bermasalah.
Bisa jadi gorengan tersebut adalah sisa dari dagangan kemarin yang tidak habis, dan digoreng lagi oleh penjualnya. Dan tidak disitu saja, warna hitam yang kadang kita temui di gorengan tersebut adalah hasil penggorengan dari minyak yang sudah dipakai berulang kali atau kita lebih akrab menyebutnya dengan minyak jelantah. Lanjut permasalahan juga timbul apabila pembungkus dari gorengan tersebut adalah kertas bekas ataupun kantong plastik berwarna yang sudah terbukti tidak aman untuk dijadikan pembungkus makanan.
Berikut adalah potensi bahaya yang ditimbulkan saat kita mengkonsumsi gorengan menurut Kepala BPOM Palembang M Ali Bata Harahap seperti dikutip okezone.com, minggu (21/02)
Bahaya Minyak Jelantah.
Kualitas minyak jelantah menurun dari minyak goreng baru. Minyak jelantah mengeluarkan kandungan polimer yang dapat terserap dalam makanan berupa asam lemak trans. Dan dalam minyak jelantah terdapat zat radikal bebas, seperti peroksida dan epioksida yang mutagen dan karsinogen sehingga berisiko terhadap kesehatan manusia. Misalnya saja, gangguan peroksida pada minyak jelantah mengakibatkan pemansana suhu tinggi hingga menggangu kesehatam, terutama yang berhubungan dengan metabolisme kolesterol.
Bahaya Kertas Bekas Pembungkus Makanan.
Kertas bekas seperti koran, majalan atau ketas yang sudah tercampur tinta sangat berbahaya bagi tubuh manusia karena di dalam tinta terdapat timbal yang bersifat racun. " Bila terkena panas atau minyak gorengan, tinta dapat larut dalam makanan" Ungkap M Ali Bata Harahap.
Bahaya Akut Jangka Pendek.
Gorengan yang telah tercemar timbal apabila dimakan dapat menyebaban rasa terbakar pada mulut dan kerongkongan, pengeluaran air liur secara berlebihan, sakit perut disertai rasa mulas yang hebat, muntah, diare dengan tinja berwarna hitam, berdarah, susah buang air besar, merasa kelelahan, gangguan tidur, gelisah, lekas marah, gangguan ginjal, gangguan otak dengan penglihatan, kesemutan, kejang hingga mengalami kelumpuhan. " Kematian dapat terjadi akibat gagal jantung" katanya.
Bahaya Kronis Jangka Penjang.
Bila tertelan, paparan timbal yang dikonsumsi berulang dalam jangka lama meski dalam jumlah sedikit dapat menyebabkan akumulasi dalam jaringan tubuh, yaitu pada tulang gigi, hingga ke otak dan dapat pula menimbulkan efek pada ginjal, hati, darah, saraf, alat reproduksi dan endokrin dari sistem kekebalan tubuh. " Tahap awal dari keracunan timbal ditunjukkan dengan kehilangan nafsu makan dan kehilangan berat badan" tambahnya.
Nah, bahaya-bahaya diatas mudah-mudahan dapat menjadikan saya dan pembaca semua lebih berhati-hati apabila mengkonsumsi gorengan, ada baiknya kita memilih kertas pembungkus seperti kertas minyak yang memang dibuat sebagai tempat atau wadah makanan. Atau apabila di tempat favorit kita tidak menyediakan, alangkah baiknya apabila kita membawanya sendiri dari rumah. [agusta27]
Diedit terakhir pada Selasa (23/02) Pkl. 13.52 WIB untuk kalimat "ketas yang sudah tercampur tinta sangat tidak berbahaya bagi tubuh" menjadi "ketas yang sudah tercampur tinta sangat berbahaya bagi tubuh". Terima Kasih untuk Pakde Sulas dan saya mohon maaf atas kesalahan penulisan ini.
Artikel Menarik Lainnya:
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)



32 Responses to “Hati-hati Apabila Makan Gorengan.”
wah sob makanan ini ke hobyan saya sob,,, makasih infonya,,, bisa buat jaga2.. hehehe
21 Februari 2010 19:55jadi makanan apa dong yang aman. jadi takut...
21 Februari 2010 20:59hindari gorengan..!
21 Februari 2010 21:40@dogan: yoi bro. sekedar share aja.
21 Februari 2010 22:02@tokonjo: hhhffffff, jangan tanya saya. saya juga sedang nyari2 makanan apa yang aman untuk dikonsumsi.
@secangkir teh: hhfffff susah bro
Info tentang sehat... moga bermanfaat... salam Blogger Tuban :D
21 Februari 2010 22:34yg pasti katanya nybuurin jerawat
21 Februari 2010 23:14padahal tiap pagi saya makan gorengan
@ronggolawe: sama-sama bro
21 Februari 2010 23:45@mas doyok: iyo seh mas, tapi itu dulu pas masih sekolah, sekarang udah alhamdulillah gak jerawatan lagi
waduuuh...info mantap nih...
22 Februari 2010 16:01doyan bangen gw ma yang gituan..
ternyata ga sehat toh...
>.<
@info teknologi komputer: bukannya gak sehat brro, musti ati2 aja kalo milih gorengan, terus jangan sering2, sesekali aja.
22 Februari 2010 17:28weleh..weleh, klo gitu bakal engk laku nich gorengan...
22 Februari 2010 18:29gorengan itu makan saja secukupnya, jgn berlebihan, mudah2an tidak apa2
22 Februari 2010 18:29wah skarang mesti hati2 dunkk
22 Februari 2010 18:31thanks infonya sob...
@bang salom: hehe, ya maaf bang gak bermaksud matiin dagangannya. wkakakak
22 Februari 2010 18:47@beritabola: setuju.
@rasta/udhi: yoi bro. sama-sama.
waduh saya paling suka ma gorengan kang..
22 Februari 2010 23:26tapi emang berbahaya..
klo saya yang penting diimbangi dengan makanan yang mengandung kesehatan tinggi yaitu air putih hehehe..
nyambung g ni?cz terlalu cinta yang namanya gorengan murah meriah dan enak
@kang tejo: ta gapapa kang kalo dibuat selingan. lha wong saya yang nulis aja suka gorengan. tapi memang gak terlalu sering lagi kayak pas sekolah dulu. skg lebih bisa mikir kesehatan.
22 Februari 2010 23:31bermanfaat sekali sobat,,terima kasih banyak infonya,,saya harus mengurangi makan gorengan nih ,,
23 Februari 2010 01:28@berita untuk ngeri: sama-sama bro. sebenarnya tujuannya utk ngingetin diri sendiri koq. hehe
23 Februari 2010 06:43wah ngeri juga yaw hehhe klo minyakna jelantah hikz hikz
23 Februari 2010 10:09berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasih :D
@darahbiroe: iya sob, makanya kudu diliat dan dicermati dulu sebelum membeli.
23 Februari 2010 10:57Bahaya Kertas Bekas Pembungkus Makanan.
23 Februari 2010 12:18Kertas bekas seperti koran, majalan atau ketas yang sudah tercampur tinta sangat tidak berbahaya bagi tubuh manusia karena di dalam tinta terdapat timbal yang bersifat racun.
kang mohon dikoreksi" sangat tidak berbahaya", karena bisa menimbulkan .......
oh y ada AWARD buat sampean, mohon di ambil
@pakde sulas: wah muakasih pakde. siap2 segera diedit. hehe
23 Februari 2010 13:47oke-oke saya ambil insya Allah.
hmmmm padahl ku sengn makan gorengan jadii was pada deh sekaranggg
23 Februari 2010 23:44Lagi-lagi dpt info menarik dan sgt bermanfaat. terimakasih sharingx. klu diizinkan sy ingin muat kembali artikel ini diblog sy lentera ilmu u/category kesehatan?
24 Februari 2010 01:21Terimakasih.
@ade sanjaya: sekedar share sesuatu yg barangkali bermanfaat sobat. makan gorengan boleh asal tidak berlebihan saja.
24 Februari 2010 05:27@indahnya berbagi: silahkan sahabatku, saya turut senang apabila dibantu untuk menyebarkab artikel tersebut kalo memang dianggap bermanfaat. terima kasih
Postingan mearik!
24 Februari 2010 07:35Jangan bosan berbagi info lewat blog, karena berbagi itu indah.
Dukung blog ”BIMBINGANMU” pada Djarum Black Blog Competition Vol.2
Caranya vote : http://bimbinganmu.blogspot.com/ di http://www.autoblackthrough.com/blogcompetition/index.php?page=voteform&id=324
wow.. thanks udah mengingatkan saya mas.. saya sendiri juga penggemar gorengan soalnya.. :(
24 Februari 2010 09:58jadi yang lebih aman yang gimana sob??soalnya aku penggemar gorengan
3 Maret 2010 05:43Makan makanan yang sehat aja dech kalo gitu...
13 April 2010 16:00http://www.cbmcare.com
oia.. punten nambahin ya?
15 Juni 2010 07:47satu lagi hindari kontak langsung plastik berwarna hitam dengan makanan. terutama makanan yg dalam kondisi panas, seperti: bakso, gorengan, dsb. karena plastik hitam umumnya merupakan hasil daur ulang plastik yang paling akhir atau tingkat keamanannya paling rendah terutama terhadap kesehatan.
terimakasih buat infonya yah?
Some of these comments make no sense, still a good post though !
28 Oktober 2010 01:25Hi,This post have good infoprmation.I like it.
17 Februari 2011 19:54waduh ngeri juga yah,,,,,kalo pake kertas hvs yang ga halamannya ksong boleh g ya?
30 Mei 2011 14:31Poskan Komentar
Komentar yang baik ya, gak Sesuai EYD gapapa yang penting ikhlas. Biar dapet PAHALA ;)